Teknologi pangan merupakan bidang ilmu terapan dari biologi, kimia, dan fisika untuk mendapatkan manfaat optimal serta meningkatkan nilai tambah dari bahan pangan yang meliputi subtitusi, fortifikasi, dan formulasi. Program Studi Teknologi Pangan (PSTP) UAD bertujuan untuk:

  • Menjadikan UAD sebagai center of excellence dalam bidang teknologi dan industri pangan, pengkajian pangan halal, serta modernisasi dan komersialisasi pangan lokal Indonesia.
  • Menghasilkan sumber daya manusia dalam bidang teknologi dan industri pangan yang profesional, berakhlak mulia, berjiwa wirausaha, memiliki spirit kebangsaan, serta berwawasan global.
  • Mengembangkan, memanfaatkan, dan menyebarluaskan ilmu dan teknologi pangan agar selalu relevan dengan keperluan masyarakat, pembangunan Indonesia, demi tercapainya kemajuan Islam dan kemaslahatan umat pada umumnya.

PSTP UAD mempunyai keunggulan dalam penguasaan dalam bidang rekayasa pengolahan pangan, analisis mutu pangan, gizi dan kesehatan, manajemen industri pangan, kajian kehalalan pangan, pengembangan produk berbasis sumber daya lokal, pangan fungsional, dan kewirausahaan. Dalam memperkuat keunggulan tersebut, PSTP UAD mengajarkan 6 kompetensi utama kepada para peserta didik, yaitu:

  • Kimia dan analisis pangan
  • Mikrobiologi dan keamanan pangan
  • Rekayasa dan proses pengolahan pangan
  • Biokimia pangan
  • Gizi dan kesehatan
  • Ilmu pangan terapan

Ciri khas PSTP UAD ini terletak pada beberapa mainstream, yaitu unggul dalam bidang teknologi dan industri pangan halal, diakui secara internasional, berjiwa wirausaha, dan berbasis nilai-nilai keislaman. PSTP UAD mempunyai keunggulan dalam penguasaan dan pengembangan teknologi pangan fungsional dilandasi nilai-nilai Islam. UAD berusaha untuk mengimplementasikan nilai-nilai Islam dalam teknologi pangan, maka PSTP UAD berkomitmen untuk mengedepankan kajian keilmuan tentang kehalalan pangan. Hal ini terlihat dari perkembangan teknologi yang ada telah diikuti dengan adanya perkembangan intelektualitas dan kesadaran manusia untuk mengenal dan memilih makanan. Dengan begitu, timbul fenomena preferensi konsumen (masyarakat) baru yang mengacu pada kehalalan pangan, bukan hanya sekedar aspek rasa dan kebersihannya saja.

Negara-negara maju yang mayoritas non-muslim, telah banyak pula melakukan berbagai upaya guna menjamin kehalalan produk yang dihasilkannya. Semata-mata mereka ingin melindungi konsumen muslim sekaligus tetap mempertahankan bahkan menaikkan pangsa pasar bagi produknya. Maka dari itu, UAD sebagai universitas yang berasaskan Islam sadar akan kewajiban dalam mendidik, mengajarkan, menyebarluaskan, serta mengem-bangkan keilmuan dan teknologi mengenai pangan halal.  PSTP UAD bertekad untuk menjadi program studi yang unggul tidak hanya dalam penguasaan teknologi pangan, melainkan juga unggul dalam pengembangan jiwa kewirausahaan (entrepreneurship).

Lulusan yang dihasilkan tidak hanya mampu berkompetisi dalam pasar dunia kerja nasional dan internasional, tetapi juga memiliki mindset untuk berwirausaha mandiri. PSTP UAD berkomitmen untuk mengembangkan kewirausahaan di bidang pangan fungsional dari komoditas lokal (Indonesian indigenous food). Maka dari itu, PSTP juga mengembangkan kajian proses industrialisasi bidang pangan yang berkelanjutan.

 

VIDEO PROFIL UAD